Rabu, 26 September 2012

Diagnosis Untuk menegakkan diagnosis HNP lumbal , selain anamnesis jugapemeriksaan klinisidan pemeriksaan penunjang 2'4 13'14'5'20 2.5.1.Data anamnesis yang bersifat umum yaitu : 2.5.1.1. “Low back pain” (sakit pinggang bawah) selalu mendahului iskialgia diskogenik. 2.5.1.2. Kegiatan yang menimbulkan peninggian tekanan di dalam ruang araknoid seperti batuk, bersin dan mengejan memprovokasi terasanya iskialgia diskogenik. 2.5.1.3. Faktor trauma hampir selamanya dapat ditemukan. 2.5.2. Pemeriksaan klinis. Pada posisi berdiri tampak adanya skoliosis. Pada posisi terlentang dapat dilakukan tes provokasi sbb: 1. Tes untuk meregangkan saraf iskhiadikus. a. Tes Laseque (straight leg raising = SLR) Dilakukan fleksi tungkai yang sakit dalam posisi lutut ekstensi. Tes normal bila tungkai dapat difleksikan hingga 80-90 derajat.Tes positif bila timbul rasa nyeri di sepanjang perjalanan saraf iskhiadikus sebelum tungkaimencapai kecuraman 70 derajat.2 Tes ini terutama meregangkan saraf spinal L5 dan Sl, sedangkan yang lain kurang diregangkan. Beberapa variasi dari tes ini adalah dorsofleksi kaki yang akan menyebabkan nyeri bertambah (Bragard 's sign) atau dorsofleksi ibu jari kaki (Sicard's sign). b. Tes Laseque menyilang / crossed straight leg raising test ( Tes O 'Conellj . Tes ini sama dengan tes Laseque tetapi yang diangkat tungkai yang sehat.Tes positif bila timbul nyeri radikuler pada tungkai yang sakit. (biasanya perlu sudut yang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar